“Alamak… macam digigit lidahku, pedas getir,  terbakar di mulut, lidahku pun jadi kebas, huhu…”

“Bah…, ko makan pulaknya, andaliman itu mau mamak buat sambal”. 

Pernah dengar sambal andaliman? bagi orang di luar Sumatra Utara mungkin asing ya. Karena sambal ini memang sambal khas Batak. Saya pertama kali  mengenal sambal andaliman di danau Toba. Saat itu kami makan siang ikan bakar di tepian danau Toba. Sambal ini rasanya sangat unik. Pedas, getir dan menggigit di lidah. Pedas manggalittir. Saya langsung jatuh cinta dengan sambal andaliman ini.

Andaliman disebut juga sebagai merica batak. Bentuknya yang bulat-bulat kecil memang mirip merica. Di tanah Batak, andaliman merupakan bumbu aneka masakan. Diantaranya bumbu masakan ikan arsik, saksang, ayam pinadar, na niura dan masih banyak lagi. Masakan-masakan tersebut tak jadi jika tidak menggunakan andaliman.

Sahabat lasak, membuat sambal andaliman ini gampang sekali. Apalagi di kota Medan, andaliman sangat mudah didapatkan. Kebetulan istri saya membeli ikan nila untuk menu makan siang. Jadi pas sekali jika membuat sambal andaliman sebagai cocolan ikan nila bakar. Yuk langsung kita buat sambal andaliman versi kaki lasak 😀✌️.

Sambal Andaliman

Bahan-bahan :
Sambal andaliman ini saya buat dengan bahan yang paling sederhana. Bumbu dasarnya hanya andaliman, cabe rawit dan kemiri, yaitu :
– Andaliman segar (berwarna hijau) : 1 genggam
– Cabe Rawit  hijau : 1 genggam
– Kemiri : 3 butir
– Garam secukupnya

Cara Membuatnya :
– Cuci bersih andaliman dan cabe rawit dengan air masak.
– Kemiri di gongseng atau di panggang hingga harum.
– Campurkan andaliman, cabe rawit, kemiri gongseng dan garam secukupnya.
– Ulek halus layaknya membuat sambal.
– Koreksi rasa.
– Sambal andaliman siap disajikan.

bahan sambal andaliman


Bahan sambal andaliman


Sambal andaliman diulek

Takaran sambal andaliman ini bisa dimakan untuk 2-4 orang.  Bahannya bisa disesuaikan. Jika suka pedas, cabe rawitnya bisa tambah. Kemirinya bisa dikurangi, jika tidak ingin terlalu lemak.

Akhirnya jadi juga sambal andaliman. kebetulan ikan nilanya juga sudah masak. Inilah menu makan siang kami. Nila bakar dengan sambal andaliman.

Menu makan siang

Jika di rumah makan khas Batak, biasanya disamping sambal andaliman diletakkan irisan jeruk nipis. Bagi yang suka, jeruk nipis ini diperaskan ke sambal andaliman. Tidak hanya ikan bakar, ayam bakar juga cocok dipadukan dengan sambal andaliman ini.

Untuk mengenal andaliman lebih dekat, saya akan sedikit mengulas si merica batak ini.

Tentang Andaliman

Sahabat lasak, andaliman adalah tumbuhan yang masuk dalam rumpun citrus atau jeruk-jerukan. Dalam bahasa latin andaliman bernama zanthoxylum acanthopodium, sedangkan dalam bahasa Inggris disebut sinchuan pepper. Selain di tanah di tanah Batak, bumbu masakan ini saya jumpai juga di tanah Gayo, Aceh. Orang Gayo menyebut andaliman dengan nama empan. Salah satu masakan khas tanah Gayo yang menggunakan bumbu empan adalah Masam Jing.

Tidak hanya dikenal di tanah Batak dan tanah Gayo, bumbu masakan ini dikenal juga di kawasan Asia Timur dan Asia Selatan. Orang Jepang, Korea, Nepal, Tibet dan India juga mengenal bumbu ini. Orang Jepang menyebut andaliman dengan nama sansho, lalu di Korea disebut dengan sanchonamu atau chopinamu, sedangkan orang Mandarin mengenal andaliman dengan nama huajiao. Lalu bagaimana dengan di daerahmu?

Saya pertama kali melihat pohon andaliman di tanah Gayo. Pohon andaliman tumbuh  di pekarangan sebuah rumah makan khas Gayo di desa One-one. Pohon andaliman jarang dibudidayakan. Tumbuhan ini tumbuh liar di dalam hutan. Harga andaliman ini tidak terlalu mahal. Di pasar tradisional harga 1 kilogram andaliman, kisaran 70-100 ribu rupiah. Biasanya istri saya membeli 5 ribu rupiah dapat 1 genggam.

Manfaat Andaliman

Penasaran gak sih dengan khasiat andalan? Dari referensi yang saya baca, ternyata banyak juga loh khasiat si merica batak ini. Kandungan pitosterol, terpene dan karoten pada andaliman, merupakan antioksidan bagi tubuh. Selain itu, andaliman juga kaya akan vitamin A dan berbagai zat mineral yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Mineral tersebut diantaranya ada mangan, kalium, zat besi, zinc dan juga fospor. Berikut ini manfaat andaliman bagi tubuh kita :

Meningkatkan Imun Tubuh
Kalau imun atau daya tahan tubuh kita menurun, tentu kita beresiko terserang penyakit. Apalagi masa pandemi sekarang ini, kita harus menjaga daya tahan tubuh agar tetap baik. Kandungan zinc pada andaliman inilah yang bisa meningkatkan imun di dalam tubuh kita.

Menambah Darah
Tau dong kalau zat besi dalam tubuh kita berfungsi membentuk hemoglobin, yaitu zat yang memberi warna merah pada darah. Kekurangan zat besi bisa menyebabkan anemia. Hemoglobin inilah yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh kita. Nah, andaliman ini, kaya akan zat besi.

Memperkuat Tulang
Seiring bertambahnya usia, kepadatan tulang kita semakin berkurang. Kondisi tulang kita yang sudah lemah dan rapuh disebut osteoporosis. Kandungan mineral dalam andaliman, seperti zat besi, mangan, fospor dan lainnya, bisa membentuk tulang yang kuat.

Pereda Nyeri
Kita tentu pernah merasa nyeri, baik karena luka atau karena sakit tertentu. Rasanya sungguh gak enak. Biasanya untuk mengobati rasa nyeri kita menggunakan obat-obatan yang bersifat analgesik. Andaliman ini ternyata mengandung zat analgesik alami untuk mengurangi rasa nyeri.

Anti Radang
Mirip dengan nyeri, kita juga sering mengalami radang. Misalnya radang tenggorokan. Radang ini sebenarnya respon tubuh atas adanya bahaya di tubuh kita. Senyawa yang ada dalam andaliman mampu menetralisir peradangan.

Mencegah Penyakit Menjadi Kronis
Seperti yang sudah diulas tadi, andaliman ini mengandung antioksidan, anti nyeri dan anti radang. Artinya, andaliman dapat membantu resiko penyakit menjadi kronis.

Sahabat lasak, semoga informasi saya tentang andaliman bisa memberikan tambahan pengetahuan tentang khasanah bumbu kuliner khas Indonesia. Buat yang belum pernah nyoba sambal andaliman, boleh dong dicoba 😀🙏

Referensi :
Andaliman – Wikipedia Indonesia

Hallo Sehat – Manfaat Andaliman

Minggu, 21 Juni 2020

” Di masa normal baru, tetap jalankan protokol kesehatan “

Kaki Lasak : Travel & Food Blogger




 



Follow Me :
Steemit @kakilasak
Facebook Kaki Lasak
Instagram kaki lasak
Website : kakilasak.com
Youtube : Kaki Lasak Crew
Whatsapp +6282166076131