“Mi apa yang paling bahagia?”
“Mi liki kamu selamanya”
“Asekkkk !!”
“Lagi ya, mi apa yang bikin pusing?”
“Mi kirin utang lu tong”
“Betol !!”
“Satu lagi deh, mi apa yang buat nangis?”
“Mi lihat mantan naik pelaminan huhu”
“Aihhh curhat ya haha!!”

Sahabat lasak, beda loh rasanya makan mi Aceh di Acehnya langsung. Saya sudah kenal mi Aceh saat di Lampung. Tapi entah kenapa gak begitu suka. Mungkin karena bumbunya terlalu berempah. Namuuuunn… begitu saya merantau ke Banda Aceh, justru mi Aceh menjadi salah satu makanan favorit saya.

Ada banyak kedai mi di Banda Aceh. Dari mi yang dijual ditepi jalan, hingga di restaurant. Meski yang dijual sama-sama mi Aceh, tetapi setiap kedai mi mempunya cita rasa tersendiri. Salah satu kedai mi Aceh favorit saya yang juga dikenal dengan mi racingnya adalah Mie Bardi. Kedai ini berada di jalan Residen Danubroto, Lam Lagang, Banda Aceh.

mie bardi

Baca juga : Rahasia Kelezatan Kari Kambing Stadion Lhokseumawe

 

Mie Bardi

Sahabat lasak, Mie Bardi bisa menjadi pilihan jika ingin menikmati mi Aceh di kota Serambi Mekah. Kelezatan mi Aceh dengan cita rasa rempah yang kuat, bisa kamu nikmati di kedai ini. Seperti kedai mi Aceh pada umumnya, kedai Mie Bardi menawarkan mi Aceh dengan dengan berbagai pilihan, seperti mi kepiting, mi udang, mi cumi-cumi, mi daging kambing muda, mi daging rusa (tidak selalu ada) , mi tiram, mi ikan tuna, mi lobster (tidak selalu ada), mi telur dan mi biasa. Untuk masakannya bisa disesuaikan dengan selera. Ada mi goreng, mi rebus dan mi tumis atau mi goreng basah.

mie bardi

Daftar menu ini tidak menuliskan harga, jadi kamu sebaiknya bertanya dulu sebelum memesan.

Sebenarnya nama komplit kedai Mie Bardi adalah “Mie & Nasi Goreng Bardi”. So kamu juga bisa pesan nasi goreng. Nasi gorengnya tentu khas Aceh yang juga kaya rasa. “Atribut” menunya pun kurang lebih sama dengan mi. Seperti nasi goreng kambing muda, nasi goreng daging rusa, nasi goreng seafood dan nasi goreng kampung.

mie bardi

Sensasi Mi Racing

Ada yang menarik dan membuat penasaran dari Mie Bardi ini. Beredar kabar dari mulut ke mulut, bahwa Mie Bardi ini bisa request bumbu racing, yaitu diberi bumbu tambahan biji ganja. Kita tinggal sebut saja mi racing saat memesan mi. Meskipun kebenarannya belum bisa dibuktikan, tapi nyatanya mi racing ini membuat nagih. Selain itu, begitu selesai menyantap Mie Racing, kita menjadi mengantuk.

Inilah pesananku, yaitu mi kepiting. Kepiting yang biasa digunakan dihampir semua mie Aceh adalah kepiting bakau. Satu porsi mi kepiting ini harganya Rp.40.000,- . Harganya tergantung besar kecilnya kepiting yang kita pilih.

Sahabat lasak, bagi saya kelezatan mi Aceh terletak pada bumbu rempahnya. Hal inilah yang membuat saya ketagihan makan mi Aceh. Rasa ngantuk yang kadang saya rasakan pun karena kekenyangan. Tapi entahlah, benar tidaknya ada tambahan bumbu racing, silahkan kamu rasakan sendiri sensasinya 😀✌️.

Baca juga : Lebih Dekat dengan Alam di Tangkahan?

mie bardi

Senin, 23 November 2020

” Di masa normal baru, tetap jalankan protokol kesehatan “

Kaki Lasak : Travel & Food Blogger






Follow Me :
Steemit @kakilasak
Facebook Kaki Lasak
Instagram kaki lasak
Website : kakilasak.com
Youtube : Kaki Lasak Crew
Whatsapp +6282166076131